Sejarah Kota Jakarta dari Awal Hingga Menjadi Metropolitan

Jakarta’ yang berarti ‘Kota Kemenangan’ adalah salah satu kota paling terkenal di dunia yang menjadi ibu kota Indonesia saat ini. Kota ini selalu penting dalam sejarah Indonesia dan telah diberkati dengan kisah kebangkitannya yang luar biasa. Kota ini telah menyaksikan setiap momen dramatis perdagangan dan pemukiman berbagai negara di dataran berawa. Pelabuhan ini membawa kekayaan bagi Indonesia melalui perdagangan dan seluruh nusantara telah berkembang.

Kelahiran Kota:

Jakarta masa kini, dahulu ‘Batavia’ adalah tanah di tepian sungai Ciliwung. Bukti prasejarah tempat tinggal manusia ditemukan di Jakarta. Para ahli sejarah meyakini, permukiman menonjol di muara Sungai Ciliwung ini terlihat berasal dari abad ke-12.

Pelabuhan

Beberapa wilayah di dekat Bogor saat ini diperintah oleh Kerajaan Pajajaran Hindu-Buddha yang beribukota di Pakuwan. Kerajaan Pajajaran mendirikan pelabuhan yang diberi nama Sunda Kelapa. Sunda Kelapa menjadi pusat perdagangan dimana perdagangan menjadi bagian integral perekonomian. Pengaruh berbagai negara dan budayanya terlihat di Jakarta. Pengaruh agama Hindu, Budha dari India, China, dan Islam dari Arab menambah indahnya sejarah Jakarta.

Portugis, pada tahun 1522 meletakkan dasar koloni beserta perdagangan. Beberapa tahun kemudian, kota ini diubah namanya menjadi ‘Jayakarata’ oleh santo dan pemimpin Muslim Sunan Gunungjati dan menjadi kota dan diperintah oleh Kesultanan Banten. Awal abad ke-17 menghadapi konflik Belanda dan Inggris untuk memperebutkan kekuasaan di kota. ‘Vereenigde Oost-Indische Compagnie’ dikepung oleh Jayakarta pada akhir tahun 1618. Namun kota ini menyaksikan kehancuran sekitar Mei 1619 di bawah komando ‘Jan Pietersoon Coen’.

Kota ini dilindungi oleh benteng tepi pantai yang kuat dan diberi nama ‘Batavia’, yang menjadi ibu kota Hindia Belanda. ‘Batavia’ adalah sebuah suku di beberapa wilayah Belanda pada zaman Romawi. Batavia segera berkembang menjadi kota makmur dengan rumah-rumah tinggi dan pelayanan oleh Belanda. Perdagangan kopi dan gula menjadi salah satu sumber uang penting yang membantu pertumbuhan perekonomian. Nama kota ‘Batavia’ dikembalikan menjadi ‘Jakarta’ segera setelah kekuasaan kolonial Belanda berakhir pada tahun 1942.

17 Agustus 1945, merupakan hari emas dalam sejarah Indonesia ketika dinyatakan sebagai negara merdeka. Sukarno dan Hatta menjadi tokoh yang turut andil dalam momen emas tersebut. Namun orang-orang Belanda tidak termasuk dalam kelompok penonton yang diam; mereka kembali untuk mengatur pemerintahan kolonial lagi tetapi tidak berhasil. Namun konflik tersebut berujung pertumpahan darah. Perjanjian damai lebih disukai oleh pihak berwenang dan Indonesia mempertahankan kemerdekaannya. Istana Istana Merdeka menjadi saksi kerajaan bendera Indonesia pada tanggal 27 Desember 1948.

Ibukota Indonesia

Upaya memperbaiki kondisi kota dilakukan sekitar tahun 1950-an oleh Sukarno. Berbagai skema untuk menyeimbangkan kondisi perekonomian warga dicanangkan. Jl Thamrin dibangun pada masa ini. Perekonomian yang berkembang pesat membantu membersihkan daerah kumuh dan memperbaiki kondisi. Perubahan besar terlihat ketika Suharto mengambil alih kekuasaan pada tahun 1965. Namun keruntuhan ekonomi pada tahun 1997 mengubah persepsi masyarakat terhadap dirinya. Pemilihan presiden pertama diadakan pada tahun 2004. Pemungutan suara tersebut menguntungkan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang berhaluan tengah. Dia mendapat kesempatan yang sama setelah 5 tahun dengan lebih dari 60% suara. Jakarta tumbuh dalam bidang arsitektur, ekonomi, dan komersial.

Pada tahun 2014, Joko Widodo, Gubernur Jakarta, memenangkan pemilihan presiden. Karyanya untuk masyarakat menjadikan Jakarta sebagai pusat kesejahteraan yang penting di Indonesia. Sejak saat itu, Jakarta menjadi wadah bagi berbagai peluang. Seperti kota-kota lain yang sedang berkembang, Jakarta menghadapi permasalahan seperti polusi air dan lalu lintas. Mal dan proyek kelas atas yang baru sedang ditangani demi kemajuan kota.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *