8 Kerajaan Terbesar di Indonesia Sepajang Sejarah

STRANGERVIEWS – Dalam sejarah bangsa Indonesia, terdapat puluhan kerajaan yang berdiri. Tercatat sejak abad ke-4 satu per satu kerajaan mulai berdiri, apalagi pada saat itu sebagian besar kerajaan bercorak Hindu dan Budha. Pada artikel kali ini kita akan membahas beberapa kerajaan terbesar di Indonesia.

Memasuki abad ke lima belas kerajaan ini mulai runtuh dan akhirnya berdirilah sebagian kerajaan Islam. Saat itu kerajaan Islam muncul bersamaan dengan masuknya Belanda dan bangsa lain menjajah nusantara.

Majapahit kingdom

Tidak diragukan lagi kalau kerajaan yang satu ini layak disebut sebagai kerajaan terbesar di Indonesia. Bagaimana bisa? hampir seluruh wilayah di nusantara menjadi kekuasaan Kerajaan Majapahit. Sejak berdirinya kerajaan ini pada tahun 1293, kerajaan ini terus memperkuat sistem militer dan pertahanannya, hingga mampu melibatkan undangan ke beberapa wilayah di nusantara, khususnya Jawa dan Sumatera.

Di balik kuatnya sistem militer dan pertahanan Kerajaan Majapahit terdapat beberapa orang yang sangat berpengaruh di kerajaan tersebut, seperti Gajah Mada dan Laksamana Nala. Keduanya merupakan pemimpin sakti yang mampu membawa Kerajaan Majapahit ke masa keemasannya.

Kerajaan Majapahit juga mempunyai hubungan yang sangat baik dengan beberapa kerajaan dari luar negeri. Selain itu Kerajaan Majapahit juga sangat pandai dalam berpolitik sehingga dapat menguasai suatu wilayah tanpa harus berperang. Sayangnya kerajaan terbesar di Indonesia ini harus hancur 200 tahun setelah berdirinya, disebabkan oleh adanya beberapa konflik internal yang sangat besar.

Selain itu Kerajaan Majapahit juga mempunyai pengaruh yang besar hingga saat ini. Misalnya saja pengaruh kerajaan ini dalam bidang kebudayaan yang sampai saat ini juga masih eksis. Kesenian Reog Ponorogo misalnya, kesenian ini pertama kali dipentaskan di hadapan raja Brawijaya ke V ketika ada acara kerajaan.

Kerajaan Sriwijaya

Kerajaan Sriwijaya adalah salah satu kerajaan maritim terbesar yang pernah di miliki bangsa Indonesia. Berdasarkan peninggalan sejarah berupa prasasti dan catatan perjalanan, kerajaan ini berdiri sekitar abad ke 7 Masehi. Selain itu, kerajaan yang terletak di Sumatera ini mempunyai pengaruh yang kuat di seluruh Sumatera, Jawa Barat, Malaka, dan wilayah di Thailand.

Kerajaan ini sangat kuat dalam bidang perdagangan hingga beberapa negara dari jauh bekerjasama dengan Kerajaan Sriwijaya. Kerajaan Sriwijaya mengalami masa keemasan pada abad ke-9 Masehi. Saat itu kerajaan mendapat banyak pemasukan dari cukai barang-barang yang keluar dan masuk melalui kapal dagang.

Dari masa keemasan Kerajaan Sriwijaya ini kita sangat mengetahui bahwa hal yang menjadikan kerajaan ini besar adalah dalam bidang perdagangan. Selain sektor perdagangan, kerajaan ini juga mempunyai wilayah kekuasaan yang sangat luas. Hal ini dibuktikan pada abad ke 9 dimana kerajaan tersebut meliputi Sumatera, Sri Lanka, Semenanjung Malaya, Jawa Barat, Sulawesi, Maluku, Kalimantan dan Filipina.

Dengan wilayah kekuasaan yang luas tersebut, Kerajaan Sriwijaya menjadi kerajaan maritim yang besar hingga abad ke-13 Masehi.

Kutai Kingdom

Berbeda dengan kedua kerajaan sebelumnya yang bukti sejarahnya masih banyak ditemukan, Kerajaan Kutai ini memang minim bukti sejarah. Beberapa penemuan hanya menemukan beberapa peninggalan seperti: Yupa atau prasasti yang di dalamnya banyak menceritakan tentang sejarah kerajaan yang mampu bertahan selama lebih dari 1200 tahun.

Dalam sejarah Kerajaan Kutai, raja pertama Kudangga memerintah dengan waktu yang sangat lama yaitu sekitar 350-375 tahun. Wilayah kekuasaan kerajaan ini hampir menguasai seluruh wilayah di Kalimantan Timur. Selain itu, kerajaan tersebut juga tidak dikenal dengan bermain-main dengan meluasnya wilayah ke banyak daerah.
Peninggalan Kerajaan Kutai

Berbeda dengan kedua kerajaan sebelumnya yang bukti sejarahnya masih banyak ditemukan, Kerajaan Kutai ini memang minim bukti sejarah. Beberapa penemuan hanya menemukan beberapa peninggalan seperti: Yupa atau prasasti yang di dalamnya banyak menceritakan tentang sejarah kerajaan yang mampu bertahan selama lebih dari 1200 tahun.

Dalam sejarah Kerajaan Kutai, raja pertama Kudangga memerintah dengan waktu yang sangat lama yaitu sekitar 350-375 tahun. Wilayah kekuasaan kerajaan ini hampir menguasai seluruh wilayah di Kalimantan Timur. Selain itu, kerajaan tersebut juga tidak dikenal dengan bermain-main dengan meluasnya wilayah ke banyak daerah.

Kerajaan Singasari

Kerajaan ini didirikan pada tahun 1222 oleh raja terkenal Ken Arok. Dalam sejarahnya ia mampu membangun kerajaan sebesar itu dengan wilayah yang tersebar hingga ke Pulau Sumatera. Singasari mempunyai umur yang panjang yaitu 100 tahun sejak berdirinya kerajaan tersebut.

Selain itu Kerajaan Singasari juga mengirimkan banyak pasukan ke Sumatera. Mereka menjadikan pulau tersebut sebagai benteng serangan Mongol yang terkenal sangat dahsyat pada saat itu. Selain mempunyai beberapa wilayah kekuasaan di Sumatera, mereka juga berhasil menaklukkan Bali pada tahun 1284.

Dengan ini Kerajaan Singasari mempunyai wilayah kekuasaan yang luas meliputi Melayu, Bali, Pahan, Urun dan Bakulapura sedang dalam masa keemasannya. Kehebatan kerajaan ini bahkan membuat Kubilah Khan harus mengirimkan delegasi untuk bisa mengakui kedaulatan di wilayah tersebut.

Kesultanan Mataram

Mataram merupakan salah satu kerajaan yang cukup besar dan sangat berpengaruh di Pulau Jawa. Kerajaan ini berdiri pada abad ke-16 dan hanya bertahan kurang dari 100 tahun. Ketika Kerajaan Mataram berkuasa, Belanda mulai masuk dan menjajah wilayah nusantara.

Mataram merupakan salah satu kerajaan yang mempunyai peranan penting dalam perlawanan terhadap Belanda. Seiring berjalannya waktu, kerajaan ini hampir menguasai sebagian besar wilayah Jawa bagian tengah. Bahkan ketika Batavia baru dibangun, Mataram menyerang kota itu sepenuhnya.

Ada beberapa kota penting kerajaan ini yang tersebar di wilayah Jawa, khususnya Pulau Jawa bagian timur dan barat. Kota-kota penting di sebelah timur antara lain: Malang, Surabaya, Pasuruan dan Gresik. Sedangkan di sebelah barat terdiri dari Ciamis, Sumedang, dan Cirebon.

Namun kerajaan Mataram harus terpecah menjadi dua karena Belanda. Dari perpecahan tersebut masih berdiri kokoh yaitu Kasunanan Surakarta dan Kesultanan Yogyakarta. Hingga saat ini hanya Kesultanan Yogyakarta yang masih menerapkan sistem kerajaan.

Kerajaan Samudera Pasai

Samudera Pasai merupakan salah satu kerajaan pertama dan besar dalam sejarah Islam di Indonesia. Kerajaan ini berdiri pada abad ke-13 setelah runtuhnya Kerajaan Sriwijaya. Apalagi kerajaan ini merupakan gabungan dari Kerajaan Pase dan Peurlak.
Dari segi kekuasaan, kerajaan ini mempunyai wilayah yang hampir menguasai wilayah Malaka. Dalam prestasinya, Samudera Pasai lebih menonjol dalam hal perdagangan dan pelayaran. Tidak hanya unggul dalam bidang perdagangan dan pelayaran saja, bahkan kerajaan ini mempunyai hubungan yang sangat kuat dengan beberapa saudagar dari berbagai penjuru, dan kebanyakan dari mereka berasal dari Tiongkok dan beberapa daerah di Jazirah Arab.

Saat itu mata uang di Kerajaan Samudera Pasai sudah menggunakan koin emas. Dengan dijadikannya koin emas sebagai alat pembayaran, hal ini menandakan bahwa Samudera Pasai telah mengalami perkembangan yang pesat.

Kerajaan Demak

Menurut sejarahnya, Kerajaan Demak merupakan kerajaan pertama dan terbesar di tanah Jawa Islam. Kerajaan ini dulunya merupakan kadipaten Kerajaan Majapahit, dan kemudian muncul sebagai kekuatan baru yang mewarisi legitimasi kebesaran Majapahit. Kesultanan Demak juga menjadi pionir penyebaran Islam di tanah Jawa.

Pada awal abad ke 16 kerajaan ini menjadi yang terkuat di Pulau Jawa dan belum ada yang bisa menandinginya saat itu. Selain itu Kerajaan Demak juga mempunyai hubungan dekat dengan beberapa orang penting dari Tiongkok dan Tiongkok. Selain itu Kerajaan Demak juga maju dalam hal pelayaran.

Peninggalan kerajaan ini diwarisi Masjid Demak yang menurut tradisi didirikan oleh Waliso.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *