5 Bandara di Sulawesi Masih Ditutup Akibat Letusan Gunung Ruang

STRANGERVIEWS – Sejumlah bandara di wilayah udara Indonesia di Sulawesi hingga kini masih ditutup akibat sebaran abu vulkanik Gunung Ruang yang baru meletus . AirNav Indonesia mengumumkan setidaknya ada lima bandara di wilayah Sulawesi yang diperpanjang penutupan operasionalnya, sementara dua bandara lainnya dinyatakan dapat beroperasi normal.

“AirNav Indonesia telah menerbitkan beberapa Notam (Pemberitahuan kepada AirMen) baru mengenai pembukaan dan perpanjangan penutupan sementara beberapa bandara di wilayah Sulawesi,” kata Sekretaris Perusahaan AirNav Indonesia Hermana Soegijantoro dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 1 Mei.

Kelima bandara tersebut adalah:

  1. Sam Ratulangi, Manado. Closed until 12:00 on May 2
  2. Djalaluddin, Gorontalo. Closed until 24:00 on May 1.
  3. Sitaro Siau. Tutup hingga pukul 12:00 pada tanggal 2 Mei.
  4. Bolaan Mongondow. Closed till 12:00 on May 2.
  5. Pohuwato. Bandara yang baru diresmikan Presiden Jokowi ini ditutup hingga pukul 12.00 pada 2 Mei.

Sementara itu, dua bandara sudah dinyatakan aman untuk kembali beroperasi normal. Mereka adalah Bandara Naha Tahuna yang dinyatakan aman kembali beroperasi pada pukul 12.10 Waktu Indonesia Tengah (WITA) pada 1 Mei, dan Bandara Buol Pogogul yang kembali beroperasi pada pukul 18.03 hari ini, 1 Mei.

Hermana mengatakan AirNav akan terus memantau dan bekerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan terkait untuk memberikan informasi terkini mengenai dampak letusan Gunung Ruang.

Pusat Mitigasi Bencana Geologi Vulkanik Indonesia menyimpulkan status Gunung Ruang saat ini masih pada level 4 atau Waspada. Hasil uji kertas menunjukkan arah negatif, arah angin dominan ke arah barat, menjauhi Manado. Namun akumulasi abu vulkanik sehari sebelumnya masih tebal dan berbahaya bagi penerbangan.

Tentang Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *